Lompat ke isi

Keacakan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bitmap yang dihasilkan secara acak semu [en]

Pada penggunaan umum, keacakan adalah tidak adanya pola atau prediktabilitas [en] secara tampak maupun sungguhan pada suatu informasi.[1][2] Sebuah deretan peristiwa, simbol atau langkah yang acak biasanya tidak memiliki aturan atau tidak mengikuti sebuah kombinasi atau pola yang dapat dipahami. Peristiwa acak individu, secara definisi, tidak dapat diprediksi. Namun bila sebaran peluangnya diketahui, maka keseringan dari hasil pada peristiwa yang berulang dapat diprediksi.[note 1] Sebagai contoh, saat melempar dua dadu, hasil dari tiap lemparan tidak dapat diprediksi, tetapi sejumlah 7 cenderung keluar dua kali lipat lebih sering daripada 4. Pada pandangan ini, keacakan bukanlah keserampangan (haphazardness); hal ini adalah ukuran sebuah ketidakpastian dari sebuah hasil. Keacakan berlaku untuk konsep mengenai kesempatan, peluang, dan entropi informasi.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Kamus Bahasa Inggris Oxford mengartikan random sebagai "Having no definite aim or purpose; not sent or guided in a particular direction; made, done, occurring, etc., without method or conscious choice; haphazard."
  2. "Definition of randomness | Dictionary.com". www.dictionary.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 21 November 2019.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  1. Strictly speaking, the frequency of an outcome will converge almost surely to a predictable value as the number of trials becomes arbitrarily large. Non-convergence or convergence to a different value is possible, but has probability zero.
Kesalahan pengutipan: Ditemukan tanda <ref> untuk kelompok bernama "note", tapi tidak ditemukan tanda <references group="note"/> yang berkaitan