HEC-RAS
| HEC-RAS | |
|---|---|
| Situs web | www |
| Repositori | |
HEC-RAS (Hydrologic Engineering Center – River Analysis System) adalah perangkat lunak simulasi yang digunakan untuk menganalisis dan memodelkan karakteristik hidraulika aliran air pada sungai alami maupun saluran terbuka lainnya. Perangkat lunak ini dikembangkan oleh Korps Zeni Angkatan Darat Amerika Serikat (USACE) melalui Hydrologic Engineering Center (HEC) yang berlokasi di Davis, California, Amerika Serikat. HEC-RAS dikembangkan sebagai penerus perangkat lunak HEC-2 Water Surface Profiles, yang sebelumnya digunakan untuk analisis profil muka air sungai.[1]
Versi pertama HEC-RAS, yaitu HEC-RAS 1.0, dirilis pada Juli 1995. Pada tahap awal, perangkat lunak ini memiliki kemampuan untuk memodelkan aliran tunak (steady flow) satu dimensi.[2] Seiring perkembangan versinya, kemampuan HEC-RAS diperluas sehingga dapat digunakan untuk menganalisis berbagai kondisi hidraulika yang lebih kompleks, termasuk aliran kuasi-tidak tunak (quasi-unsteady flow), aliran tidak tunak (unsteady flow), serta pemodelan aliran dua dimensi (2D). Selain analisis aliran, HEC-RAS juga mendukung pemodelan transportasi sedimen, kualitas air, dan pemodelan hidrologi terdistribusi melalui pendekatan Rain-on-Grid.[3]
HEC-RAS tersedia secara gratis untuk diunduh melalui Hydrologic Engineering Center. Meskipun pada awalnya dikembangkan terutama untuk mendukung proyek-proyek USACE, penggunaannya kemudian meluas ke berbagai lembaga pemerintah dan institusi lainnya.[2] Salah satu lembaga federal Amerika Serikat yang menggunakan HEC-RAS adalah Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA), terutama dalam kegiatan yang berkaitan dengan analisis dan pemetaan bahaya banjir.[4] Saat ini, HEC-RAS digunakan secara luas oleh pemodel hidraulika, akademisi, konsultan, dan praktisi teknik sipil di berbagai negara.[2][5] Penggunaannya mencakup bidang pendidikan dan penelitian maupun aplikasi industri, khususnya dalam perencanaan sungai dan saluran, analisis banjir, evaluasi kapasitas hidraulik, serta perencanaan dan pengelolaan sumber daya air.[6][7]
Perangkat lunak ini merupakan salah satu bagian dari pengembangan Next Generation (NextGen) dalam perangkat lunak Hydrologic Engineering Center. NextGen mencakup berbagai aspek dalam bidang rekayasa hidrologi dan sumber daya air, antara lain analisis hubungan curah hujan–limpasan, pemodelan hidraulika sungai, simulasi sistem waduk, analisis bahaya banjir, serta prakiraan kondisi sungai secara real-time untuk mendukung pengoperasian waduk.[8]
Sejarah Pengembangan
[sunting | sunting sumber]Sejarah pengembangan HEC-RAS berawal pada tahun 1964 ketika Bill S. Eichert, yang bekerja di Hydrologic Engineering Center (HEC) pada Korps Zeni Angkatan Darat Amerika Serikat (USACE), mengembangkan program untuk melakukan analisis step-backwater. Program tersebut kemudian dirilis pada tahun 1966 dalam bahasa pemrograman FORTRAN dengan nama Backwater Any Cross Section. Program ini menjadi dasar pengembangan HEC-2, yaitu perangkat lunak yang dirancang untuk memodelkan aliran satu dimensi pada saluran terbuka.[9]
Versi pertama HEC-RAS secara resmi dirilis pada Juli 1995. Meskipun HEC-RAS satu dimensi menggunakan persamaan dasar yang sama dengan HEC-2, perangkat lunak tersebut menggunakan prosedur komputasi dan metode numerik yang berbeda. Pengembangan HEC-RAS versi 1.0 hingga 4.1 terutama berfokus pada peningkatan kemampuan pemodelan hidraulika satu dimensi.[3]
Perkembangan penting terjadi pada tahun 2016 dengan dirilisnya HEC-RAS versi 5.0. Versi ini memperkenalkan kemampuan pemodelan hidraulika dua dimensi (2D), sehingga memungkinkan analisis aliran pada wilayah yang lebih kompleks dibandingkan pemodelan satu dimensi. Selanjutnya, pada Mei 2021, HEC-RAS versi 6.0 dirilis dengan berbagai kemampuan tambahan, termasuk pemodelan hidraulika terdistribusi menggunakan pendekatan Rain-on-Grid, serta pemodelan transportasi sedimen dan kualitas air.[10]
Pada musim gugur 2024, HEC mengumumkan pengembangan generasi berikutnya dari HEC-RAS yang dipandang sebagai suatu perubahan besar, serupa dengan transisi dari HEC-2 menuju HEC-RAS. Pengembangan generasi baru ini ditujukan untuk menyederhanakan sekaligus memperbarui perangkat lunak yang telah ada. Versi yang direncanakan, yaitu HEC-RAS 2025, akan dilengkapi dengan antarmuka pengguna yang lebih modern, metode meshing baru, serta explicit solver untuk meningkatkan kemampuan komputasi dalam pemodelan hidraulika.[11] Proses pengembangan dari versi alfa hingga mencapai versi yang siap digunakan secara luas diperkirakan berlangsung selama beberapa tahun.[12]

Versi
[sunting | sunting sumber]Hec-Ras version 1.0 pertama kali dirilis pada Bulan Juli 1995. sejak itu terus dikembangkan menjadi versi 1.1; 1.2; 2.0; 2.1; 2.2; 2.21; 3.0; 3.1, 3.1.3 dan terakhir adalah versi 4.0 beta.[8]
Kemampuan
[sunting | sunting sumber]Pada rilis HEC-RAS 6.6, perangkat lunak HEC-RAS mendukung empat kemampuan utama, yaitu pemodelan aliran 1D, pemodelan aliran 2D, pemodelan terdistribusi (distributed Modeling), dan pemodelan transportasi sedimen (sediment transport modeling).[3] Masing-masing kemampuan tersebut memiliki karakteristik, metode penyelesaian, serta kebutuhan pemodelan yang berbeda.
Pemodelan 1D
[sunting | sunting sumber]Geometri sungai dalam model 1D direpresentasikan melalui garis tengah sungai (river centerline) dan sejumlah penampang melintang yang ditempatkan sepanjang alur. Garis tengah sungai umumnya mengikuti matai, yaitu bagian terdalam dari alur utama sungai, sedangkan penampang melintang digunakan untuk menggambarkan bentuk saluran dan dataran di sekitarnya. Data penampang dapat diperoleh dari data elevasi medan, seperti LiDAR, data survei topografi, maupun elevasi yang ditentukan secara langsung. Selain informasi geometrik, model memerlukan data hidraulik berupa debit puncak (peak discharge), koefisien kekasaran Manning (Manning’s n) pada saluran, serta masalah nilai batas (boundary conditions) agar perhitungan dapat dilakukan.[13]
Secara umum, HEC-RAS juga menggunakan persamaan Saint-Venant satu dimensi untuk merepresentasikan perilaku aliran dalam pemodelan hidraulik. Persamaan Saint-Venant merupakan penyederhanaan dari persamaan dasar mekanika fluida yang berasal dari persamaan Navier–Stokes.[3] Dalam pendekatan satu dimensi, karakteristik aliran direpresentasikan berdasarkan kondisi rata-rata pada setiap penampang, sehingga parameter hasil pemodelan, seperti elevasi muka air, kedalaman aliran, dan kecepatan, merepresentasikan kondisi hidraulik pada lokasi penampang tersebut, bukan distribusi detail aliran pada seluruh bidang horizontal.[14][15]
Pada kondisi tertentu, persamaan momentum digunakan apabila perubahan karakteristik aliran tidak dapat direpresentasikan secara memadai hanya dengan pendekatan persamaan energi. Kondisi tersebut antara lain perubahan muka air yang berlangsung secara tiba-tiba, aliran yang melibatkan lompatan hidraulik (hydraulic jump), aliran melalui struktur jembatan, serta perubahan kondisi aliran pada pertemuan atau percabangan saluran (junction). Penggunaan persamaan momentum pada kondisi tersebut memungkinkan perubahan momentum akibat karakteristik lokal aliran diperhitungkan dalam penentuan kondisi hidraulik dan profil muka air. [3][16]
HEC-RAS menyediakan berbagai fasilitas untuk merepresentasikan elemen yang dapat memengaruhi karakteristik aliran dalam geometri model. Elemen tersebut meliputi jembatan, gorong-gorong, tanggul, penghalang (obstructions), pengaruh es, serta akumulasi material atau debris. Keberadaan elemen tersebut dapat menyebabkan perubahan luas penampang, kecepatan, kehilangan energi, dan elevasi muka air. Struktur seperti jembatan dan gorong-gorong dapat menghasilkan perubahan kondisi aliran yang perlu diperhitungkan dalam analisis agar profil muka air di sekitar struktur dapat direpresentasikan dengan baik.[13]
Pemodelan 1D tetap sesuai digunakan pada kondisi tertentu meskipun penerapan pemodelan dua dimensi (2D) semakin banyak digunakan dalam berbagai kebutuhan analisis dan regulasi.[17] Pendekatan 1D terutama sesuai untuk sistem sungai berukuran sangat besar atau sungai yang memiliki banyak struktur hidraulik, seperti jembatan dan gorong-gorong, ketika aliran cenderung terkonsentrasi di dalam saluran dan bergerak terutama dalam satu arah. Pada kondisi tersebut, pemodelan 1D dapat memberikan representasi hidraulik yang memadai dengan kebutuhan komputasi yang lebih rendah dibandingkan model 2D. Model 2D pada sistem yang sangat besar atau memiliki banyak struktur dapat membutuhkan waktu komputasi yang jauh lebih tinggi, sedangkan model 1D memiliki kompleksitas komputasi yang relatif lebih rendah. [13]
Pemodelan 2D
[sunting | sunting sumber]Dalam pemodelan dua dimensi (2D) menggunakan HEC-RAS, wilayah pemodelan direpresentasikan melalui suatu mesh atau jaringan komputasi yang dibangun di atas data medan. Secara umum, sel-sel pada mesh berbentuk persegi panjang, tetapi perangkat penyempurnaan geometrik seperti breakline memungkinkan pembentukan konfigurasi sel yang lebih kompleks. Breakline dapat digunakan untuk menyesuaikan bentuk dan orientasi jaringan komputasi terhadap fitur topografi atau struktur hidraulik tertentu. Dalam konfigurasi tersebut, mesh dapat tersusun atas poligon dengan jumlah sisi hingga delapan.[3]
Kondisi batas digunakan untuk menentukan bagaimana air masuk dan keluar dari wilayah model. Kondisi batas aliran masuk (inflow boundary condition) dapat diberikan dalam bentuk hidrograf, data tinggi muka air (stage), maupun metode lainnya. Sementara itu, kondisi batas aliran keluar (outflow boundary condition) dapat ditentukan menggunakan kurva hubungan debit dan tinggi muka air (rating curve), kedalaman normal (normal depth), hidrograf tinggi muka air (stage hydrograph), atau hidrograf debit (flow hydrograph). Pemilihan kondisi batas disesuaikan dengan karakteristik hidrologi dan hidraulik pada wilayah yang dimodelkan. [13]
HEC-RAS menyediakan beberapa formulasi persamaan untuk pemodelan 2D berbasis persamaan Saint-Venant yang dirata-ratakan terhadap kedalaman (depth-averaged Saint-Venant equations). Pengguna dapat memilih formulasi persamaan sesuai dengan karakteristik aliran dan kebutuhan pemodelan. Salah satu pilihan adalah Diffusion Wave equations, yang menghilangkan beberapa komponen dari persamaan Saint-Venant, termasuk suku ketidakmantapan (unsteady), adveksi, turbulensi, dan Coriolis. Penyederhanaan tersebut mengurangi kompleksitas perhitungan dan dapat meningkatkan efisiensi komputasi pada model dengan karakteristik aliran yang relatif sederhana.[13]
Untuk kondisi yang melibatkan karakteristik aliran lebih kompleks, HEC-RAS juga menyediakan penggunaan Shallow Water Equations (SWE). Formulasi ini mempertahankan komponen persamaan yang lebih lengkap dibandingkan Diffusion Wave equations dan dapat digunakan pada kondisi seperti pemodelan struktur hidraulik, aliran yang mengalami perubahan secara dinamis, serta fenomena superelevation. Penggunaan SWE pada umumnya menghasilkan kebutuhan komputasi yang lebih besar dan dapat meningkatkan waktu simulasi. Pada formulasi SWE, pengguna juga dapat memasukkan pengaruh turbulensi dengan menggunakan formulasi konservatif maupun nonkonservatif. Pemecah (solver) 2D pada HEC-RAS menggunakan algoritma solusi implicit finite volume. Metode ini digunakan untuk menyelesaikan persamaan aliran pada jaringan komputasi dengan mempertimbangkan konservasi massa dan momentum pada setiap volume kontrol. Hingga versi 6.6, pemecah 2D HEC-RAS belum mendukung pemrosesan menggunakan graphics processing unit (GPU).[13]
Model 2D umumnya memberikan representasi yang lebih terperinci dibandingkan model 1D untuk kondisi seperti dataran banjir yang kompleks dan aliran yang tidak terkekang oleh alur sungai. Namun, pemodelan 2D tetap didasarkan pada asumsi bahwa variasi karakteristik aliran pada arah horizontal lebih signifikan dibandingkan variasinya pada arah vertikal.[17] Asumsi tersebut dapat menjadi kurang sesuai pada kondisi tertentu, seperti adanya perubahan elevasi vertikal yang tajam, interaksi kompleks dengan struktur hidraulik, atau tikungan sungai dengan karakteristik aliran yang kompleks. Pada kondisi demikian, model 2D berbasis pendekatan hidraulika dangkal seperti HEC-RAS dapat memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan distribusi aliran secara akurat. [18]
Untuk kondisi yang memerlukan representasi tiga dimensi terhadap struktur dan karakteristik aliran, pendekatan computational fluid dynamics (CFD) dapat digunakan. Perangkat lunak CFD seperti OpenFOAM[19] dan Flow-3D Hydro[20] merupakan contoh pemecah yang dapat digunakan untuk mensimulasikan fenomena aliran dengan tingkat kompleksitas yang lebih tinggi, termasuk kondisi dengan variasi aliran vertikal yang signifikan, struktur hidraulik kompleks, atau tikungan sungai, yang sulit direpresentasikan secara akurat menggunakan model dua dimensi (2D) HEC-RAS.[21][22]
Pemodelan Terdistribusi
[sunting | sunting sumber]Sejak HEC-RAS versi 6.0, perangkat lunak ini memiliki kemampuan untuk melakukan pemodelan hidraulik secara terdistribusi menggunakan fitur Rain-on-Grid. Dengan menggunakan data curah hujan, lapisan infiltrasi, dan data medan yang tersedia, perangkat lunak mensimulasikan curah hujan, kehilangan air (losses), dan limpasan (runoff) pada seluruh area model. Pendekatan ini tidak bergantung pada aliran masuk yang ditentukan melalui kondisi batas (boundary condition), melainkan memungkinkan proses hujan dan limpasan dimodelkan pada seluruh wilayah yang ditentukan. Tiga metode kehilangan air yang saat ini didukung adalah NRCS Curve Number, Green & Ampt, dan Deficit and Constant.[3]
Pemodelan terdistribusi memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah kemampuannya memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai jalur aliran yang sangat kompleks. Namun, pendekatan ini juga memiliki keterbatasan, terutama waktu komputasi yang lebih lama dan keterbatasan metode kehilangan air yang tersedia dalam HEC-RAS. Selain itu, data medan dengan resolusi tinggi diperlukan dalam pengembangan model hidraulik terdistribusi. Data medan yang digunakan umumnya memiliki resolusi lebih tinggi daripada 10 meter.[23]
Pemodelan Transportasi Sedimen
[sunting | sunting sumber]HEC-RAS dapat digunakan untuk memodelkan transportasi sedimen dalam model satu dimensi (1D) maupun, sejak versi 6.0, dalam model dua dimensi (2D). Perangkat lunak ini juga menyediakan pilihan untuk memodelkan fluida non-Newtonian, seperti aliran puing. Pendekatan transportasi sedimen 1D didasarkan pada HEC-6 dan HEC-6T, yang dikembangkan oleh Tony Thomas untuk Korps Zeni Angkatan Darat Amerika Serikat (USACE).[24]
Kontinuitas sedimen dimodelkan menggunakan persamaan Exner. HEC-RAS menyelesaikan persamaan tersebut dengan menghitung kapasitas transportasi sedimen (sediment transport capacity). Berdasarkan perbandingan antara kapasitas transportasi dan pasokan sedimen (sediment supply), sejumlah volume sedimen ditentukan mengalami erosi atau deposisi. Data sedimen dimasukkan dalam bentuk gradasi (gradations), yang kemudian dikonversi oleh model menjadi volume. Berdasarkan hasil pemodelan transportasi sedimen, dasar sungai dapat mengalami peningkatan (aggradation) atau penurunan (degradation).[25]
Dalam pemodelan 1D, fungsi aliran quasi-unsteady mensimulasikan hidrograf melalui serangkaian perhitungan aliran tunak (steady flow calculations) dan umumnya digunakan untuk memodelkan sedimen pada model 1D yang telah tersedia. Sejak versi 5.0, transportasi sedimen juga didukung dalam pemodelan aliran tidak tunak (unsteady flow).[24] HEC-RAS menyediakan delapan fungsi transportasi sedimen dalam pemodelan 1D untuk memodelkan potensi transportasi sedimen. Fungsi tersebut meliputi Ackers and White, Engelund and Hansen, Laursen-Copeland, Meyer-Peter and Müller (MPM), Toffaleti, MPM-Toffaleti, Yang, serta Wilcock and Crowe. Pemilihan fungsi transportasi sedimen bergantung pada material dasar pada segmen sungai yang dimodelkan.[25]
Dalam pemodelan 2D, model transportasi sedimen ditambahkan pada model hidraulik 2D yang telah tersedia. Kompleksitas transportasi sedimen memerlukan penggunaan Shallow Water Equations (SWE). Model turbulensi konservatif (conservative turbulence model) dikembangkan secara khusus untuk aplikasi transportasi sedimen.[26] Selain fungsi transportasi sedimen yang tersedia dalam pemodelan 1D, pemodelan 2D juga mendukung fungsi Soulsby–van Rijn, Van Rijn, dan Wu et al.[27]
Pemodelan
[sunting | sunting sumber]Hec-Ras digunakan untuk perhitungan hidraulik untuk jaringan sungai/aliran alam dan buatan. Ada 2 macam tipe aliran yang terdapat pada program Hec-Ras, yaitu :
Aliran Tak Langgeng (Unsteady flow)
[sunting | sunting sumber]Komponen untuk aliran tak langgeng dikembangkan untuk perhitungan aliran subkritis. Perhitungan hidrolik untuk cross-section, jembatan, gorong-gorong dan struktur hidrolik lainnya yang dikembangkan untuk komponen aliran langgeng digabung dengan perhitungan aliran tidak langgeng. Komponen untuk aliran tidak langgeng digunakan untuk model tampungan dan hubungan hidrolik dengan tampungan.[8] Hec-Ras pada intinya terdiri dari 3 komponen analisis hidraulik satu dimensi (onedimension computation) yaitu :
- Perhitungan profile permukaan air aliran tetap (steady flow)
- Simulasi aliran tak tetap (unsteady flow)
- Perhitungan pengangkutan pergerakan sediment.[8]
Hec-Ras adalah suatu program yang integrated dari analisis hidraulik yang dapat berinteraksi dengan user melalui Graphical User Interface (GUI). Hec-Ras mampu untuk melakukan perhitungan profile muka air untuk kondisi Steady maupun Unsteady dan beberapa perhitungan desain hidraulik dan sediment transport.[8]
Dalam istilah terminology Hec-Ras terdapat suatu kata Project yang merupakan suatu kumpulan data file yang berasosiasi dengan sistem Sungai. Seorang modeler dapat menampilkan beberapa atau semua variasi dari tipe-tipe analisis termasuk dalam paket Hec-Ras merupakan bagian dari suatu Project.[8]
Data file dalam suatu project dikategorikan sebagai berikut:[8]
- Plan data
- Geometry Data
- Steady Flow data
- Unsteady Flow data
- Sediment Data
- Hydraulic Design Data
Program Hec-Ras dapat digunakan untuk memodelkan aliran di sungai dan saluran terbuka, termasuk dalam memodelkan sistem drainase perkotaan. Dengan menggunakan Hec-Ras, kita dapat menganalisis aliran air hujan yang mengalir melalui saluran drainase dan memprediksi potensi banjir serta dampaknya pada lingkungan sekitar.
Aplikasi dan Pengguna
[sunting | sunting sumber]HEC-RAS digunakan secara luas dalam berbagai kegiatan akademik maupun industri, serta oleh Korps Zeni Angkatan Darat Amerika Serikat (USACE) untuk mendukung berbagai keperluan resmi.[28] Perangkat lunak ini juga telah disetujui oleh Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) untuk digunakan dalam pemetaan dataran banjir di Amerika Serikat dan menjadi salah satu perangkat yang banyak digunakan dalam studi dataran banjir.[29]
Dalam bidang rekayasa hidraulika, HEC-RAS dapat digunakan untuk memodelkan berbagai infrastruktur dan kondisi aliran, seperti gorong-gorong, jembatan, tanggul, serta dataran banjir. Selain itu, kemampuan pemodelannya telah diterapkan pada berbagai fenomena aliran lainnya, termasuk aliran lava,[30] keruntuhan atau kegagalan bendungan (dam breach),[31] aliran debris (debris flow),[32] serta banjir akibat jebolnya danau glasial (glacial lake outburst flood).[33] HEC-RAS juga dapat diintegrasikan dengan perangkat pemodelan kualitas air untuk menganalisis penyebaran polutan dalam aliran secara dua dimensi.[34]
Untuk mendukung kebutuhan pengguna, khususnya di bidang rekayasa sipil, tersedia pula perangkat lunak ekstensi seperti GeoHEC-RAS dan WMS yang menyediakan kemampuan tambahan dalam visualisasi, pengolahan, dan analisis data yang dapat digunakan bersama HEC-RAS.[35][36]
HEC-RAS dapat diunduh secara gratis melalui Korps Zeni Angkatan Darat Amerika Serikat (USACE). Perangkat lunak ini mendukung sistem operasi Windows 10 dan Windows 11 versi 64-bit, serta sistem operasi berbasis Linux.[37]
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Dewberry & Davis, LLC. "HEC-RAS Procedures for HEC-2 Modelers" (PDF). www.FEMA.gov. Federal Emergency Management Agency. Diakses tanggal 2026-08-30.
- 1 2 3 D. D. More; B. K. Gavit; S. B. Nandgude (2024). "Hydrologic Engineering Centers-River Analysis System (HEC-RAS) - A Review" (PDF). Journal of Agriculture Research and Technology. 49 (01): 139–150. doi:10.56228/JART.2024.49120.
- 1 2 3 4 5 6 7 Brunner, Gary W. (2024). HEC-RAS, River Analysis System Hydraulic Reference Manual (PDF). Davis, CA: United States Army Corp of Engineers. hlm. 520. Diakses tanggal 2026-08-30.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ "Software for Flood Mapping | FEMA.gov". www.fema.gov (dalam bahasa Inggris). 2025-07-02. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ Zainal, Norsaliha Najwa; Abu Talib, Siti Hidayah (2024-07-01). "Review paper on applications of the HEC-RAS model for flooding, agriculture, and water quality simulation". Water Practice and Technology. 19 (7): 2883–2900. doi:10.2166/wpt.2024.173. ISSN 1751-231X.
- ↑ Yang, Liye; Lu, Zhong; Ouyang, Chaojun; Zhao, Chaoying; Hu, Xie; Zhang, Qin (2023-11-12). "Glacial Lake Outburst Flood Monitoring and Modeling through Integrating Multiple Remote Sensing Methods and HEC-RAS". Remote Sensing (dalam bahasa Inggris). 15 (22): 5327. doi:10.3390/rs15225327. ISSN 2072-4292.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) - ↑ Bush, Samuel T.; Dresback, Kendra M.; Szpilka, Christine M.; Kolar, Randall L. (2022-02-22). "Use of 1D Unsteady HEC-RAS in a Coupled System for Compound Flood Modeling: North Carolina Case Study". Journal of Marine Science and Engineering (dalam bahasa Inggris). 10 (3): 306. doi:10.3390/jmse10030306. ISSN 2077-1312.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) - 1 2 3 4 5 6 7 Segel Hendrycus Ginting (2014). Analisis Profil Muka Air Sungai Dengan Hec-Ras (Pelatihan Flood Modelling Development Technical Asiststance 7849-INO Water Resources And River Basin Management). Bandung: Balai Hidrologi dan Tata Air Pusat Litbang Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. hlm. 3.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ CEIWR-HEC (1991). HEC-2 Water Surface Profiles User's Manual (PDF). Davis, CA: United States Army Corp of Engineers. hlm. 1. Diakses tanggal 23 Januari 2026.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "New Features". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Future of HEC-RAS". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "HEC-RAS 2025". www.hec.usace.army.mil (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-08-30.
- 1 2 3 4 5 6 "HEC-RAS User's Manual". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Hydraulic Equations (1D FV)". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "1D Steady HEC-RAS (2023) - With Videos". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Applications of the Momentum Equation". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- 1 2 Robinson, Dusty; Zundel, Alan; Kramer, Casey; Nelson, Royd; deRosset, Will; Hunt, John; Hogan, Scott; Lai, Yong (2019). Two-Dimensional Hydraulic Modeling for Highways in the River Environment (PDF). Austin Texas: Federal Highway Administration. Diakses tanggal 2026-08-30.
{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link) - ↑ Hajimirzaie, Seyed M.; Constantinescu, George; Liu, Xiaofeng; Stoesser, Thorsten; Zamani, Kaveh (2022-12-01). "Computational Fluid Dynamics (CFD) Applications in Water-Resources Engineering". Journal of Irrigation and Drainage Engineering (dalam bahasa Inggris). 148 (12). American Society of Civil Engineers: 02022001. doi:10.1061/(ASCE)IR.1943-4774.0001723.
- ↑ "OpenFOAM | Free CFD Software | The OpenFOAM Foundation" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2016-03-31. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "FLOW-3D HYDRO - FLOW-3D" (dalam bahasa American English). 2023-02-02. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "COMPLEX SPILLWAY MODELLING: USING CFD TO VERIFY HEC-RAS 2D : Water New Zealand". www.waternz.org.nz. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ II, Theodore V. Hromadka; Rao, Prasada (2019). "Examination of Computational Precision versus Modeling Complexity for Open Channel Flow with Hydraulic Jump". Journal of Water Resource and Protection. 11 (10): 1233–1244. doi:10.4236/jwarp.2019.1110071. ISSN 1945-3094.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) - ↑ Hydrologic Engineering Center; Juniata College. "Watershed Scale Rain-on-Mesh Modeling in HEC-RAS" (PDF). United States Army Corps of Engineers. Diakses tanggal 2026-08-30.
- 1 2 "1D Sediment Transport User's Manual". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- 1 2 "1D Sediment Transport Technical Reference Manual". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Report Documentation Page". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Introduction". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "HEC-RAS". www.hec.usace.army.mil. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Software for Flood Mapping | FEMA.gov". www.fema.gov (dalam bahasa Inggris). 2025-07-02. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ Prawira, Akbar Bagus; Hidayah, Entin; Wiyono, Retno Utami Agung (2024-03-22). "Mapping the Lava Flood Hazard Using the Flood Discharge Approach and 2D Hydrodynamic Modeling at the Rejali River, Mount Semeru". Journal of the Civil Engineering Forum (dalam bahasa Inggris): 139–150. doi:10.22146/jcef.8463. ISSN 2549-5925.
- ↑ Phyo, Aung Pyae; Yabar, Helmut; Richards, Delmaria (2023-12-01). "Managing dam breach and flood inundation by HEC-RAS modeling and GIS mapping for disaster risk management". Case Studies in Chemical and Environmental Engineering. 8: 100487. doi:10.1016/j.cscee.2023.100487. ISSN 2666-0164.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link) - ↑ Pramesthi, Zelandi Yura; Harlan, Dhemi; Irianto, Eko Winar (2024). Setiyo, M.; Rozaki, Z.; Setiawan, A.; Yuliastuti, F.; Pambuko, Z.B.; Edhita Praja, C.B.; Soraya Dewi, V.; Muliawanti, L. (ed.). "Modeling of 2D Hec-Ras Simulation on Debris Flow Analysis on Morphological Changes of the Omu River, Sigi Regency, Central Sulawesi". E3S Web of Conferences. 500: 03041. doi:10.1051/e3sconf/202450003041. ISSN 2267-1242.
- ↑ Yang, Liye; Lu, Zhong; Ouyang, Chaojun; Zhao, Chaoying; Hu, Xie; Zhang, Qin (2023-11-12). "Glacial Lake Outburst Flood Monitoring and Modeling through Integrating Multiple Remote Sensing Methods and HEC-RAS". Remote Sensing (dalam bahasa Inggris). 15 (22): 5327. doi:10.3390/rs15225327. ISSN 2072-4292.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) - ↑ Shabani, Afshin; Woznicki, Sean A.; Mehaffey, Megan; Butcher, Jonathan; Wool, Tim A.; Whung, Pai-Yei (2021). "A coupled hydrodynamic (HEC-RAS 2D) and water quality model (WASP) for simulating flood-induced soil, sediment, and contaminant transport". Journal of Flood Risk Management (dalam bahasa Inggris). 14 (4): e12747. doi:10.1111/jfr3.12747. ISSN 1753-318X. PMC 8811800. PMID 35126656.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link) - ↑ "Accelerate HEC-RAS Modeling with GeoHECRAS". CivilGEO. Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "Watershed Modeling System (WMS)". Engineering With Nature (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-08-30.
- ↑ "HEC-RAS Downloads". www.hec.usace.army.mil (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-08-30.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]| Cari tahu mengenai Manajemen risiko banjir (Hec-Ras) pada proyek-proyek Wikimedia lainnya: | |
| Definisi dan terjemahan dari Wiktionary | |
| Gambar dan media dari Commons | |
| Berita dari Wikinews | |
| Kutipan dari Wikiquote | |
| Teks sumber dari Wikisource | |
| Buku dari Wikibuku | |