Steps Behind tidak menulis “ZIP CODE” dari pengalaman mereka sendiri. Lagu ini lahir dari cerita orang-orang di sekitar mereka yang memilih meninggalkan kota lama karena kenangan yang terlalu berat untuk terus dibawa. Dan dari sana, sebuah tema yang jauh lebih universal muncul: tentang hubungan emosional yang rumit dengan tempat yang pernah dianggap sebagai rumah, tentang rasa kecewa, marah, dan sedih yang menumpuk di satu titik koordinat yang sama, sampai akhirnya seseorang memutuskan bahwa satu-satunya cara untuk melangkah maju adalah pergi. Bukan membenci kotanya. Tapi tidak bisa tinggal di dalamnya lagi.
Kolaborasi dengan Andrew Skelton, gitaris asal San Francisco, membawa dimensi baru ke dalam cara Steps Behind membangun lagu ini. Prosesnya murni jarak jauh, dimulai dari guideline dan ide awal yang dikerjakan Fakhri Nurluthfi dan Muhamad Afrizal, lalu dikembangkan bersama Andrew melalui pertukaran file secara online. Hasilnya adalah pop punk yang tetap berakar pada pengaruh era awal 2000-an dan new wave pop punk, tapi dengan pendekatan yang lebih emosional dan lebih agresif dari yang pernah mereka rilis sebelumnya. Gitar lebih besar, ritme lebih dinamis, dan progresi chord yang dipilih secara spesifik untuk memperkuat beban emosional yang dibawa liriknya.
“ZIP CODE” adalah bagian dari persiapan menuju album mendatang Steps Behind, dan sebagai cicipan arah baru, lagu ini sudah cukup kuat untuk membuat pendengar ingin tahu ke mana band ini akan pergi selanjutnya.
"Kami membuat 'ZIP CODE' untuk menyampaikan perasaan ketika sebuah tempat memiliki terlalu banyak kenangan yang sulit diterima. Lagu ini bercerita tentang rasa kecewa, tetapi juga tentang keberanian untuk melanjutkan hidup dan mencari tempat baru." — Alessandro Wijanarko, Steps Behind

Comments
Nothing yet. Say the first thing.
Sign in to join the conversation.